Langkah Baru untuk Pertanian Berkelanjutan: BRIN bersama CropLife Indonesia

BRIN dan CropLife Indonesia Tandatangani Nota Kesepahaman untuk Dorong Inovasi Teknologi Pertanian Berkelanjutan

Jakarta, 14 Agustus 2025 – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama CropLife Indonesia resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) mengenai Riset dan Inovasi, serta Pemanfaatan Hasil Riset dan Inovasi di Bidang Teknologi Pertanian Berkelanjutan.

Penandatanganan yang dilaksanakan di Gedung B.J. Habibie, Jakarta Pusat, ini merupakan bagian dari rangkaian kerja sama BRIN dengan beberapa mitra industri strategis di sektor pangan, pertanian, dan agroindustri.

Cakupan kegiatan Penandatangan Nota Kesepahaman BRIN bersama CropLife Indonesia:

  • PRTBun – Identifikasi Dan Pengembangan Sistem Pengelolaan Kemasan Bekas Pestisida Di Lahan Perkebunan, Hortikultura, Dan Pertanian Pangan
  • PRTPS – Penguatan Inovasi Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Melalui Dukungan Standardisasi Dalam Adopsi Produk Rekayasa Genetika
  • PR KKEK – Kajian Sosial Ekonomi Dampak Pengembangan Benih Bioteknologi Modern Di Indonesia: Studi Kasus Pada Benih Jagung

Direktur Eksekutif CropLife Indonesia, Agung Kurniawan, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam menghubungkan hasil penelitian dengan kebutuhan petani di lapangan. “Kami percaya inovasi yang lahir dari kerja sama ini akan membantu petani mengadopsi teknologi pertanian yang lebih berkelanjutan, meningkatkan hasil panen sekaligus menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN, Dr. R. Hendrian, M.Sc., menambahkan bahwa BRIN berkomitmen memperkuat ekosistem riset dan inovasi nasional melalui sinergi dengan industri. “Dengan dukungan mitra seperti CropLife Indonesia, riset yang kami kembangkan dapat lebih cepat diimplementasikan untuk memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya.

Selain penandatanganan MoU, acara juga diisi dengan diskusi teknis kerja sama yang melibatkan para peneliti BRIN dan perwakilan industri. Diskusi ini diharapkan menghasilkan agenda riset kolaboratif yang aplikatif di bidang pertanian, pangan, dan keberlanjutan.

Leave a Comment

Your email address will not be published.