Petani tunggu adopsi PRG: Jangan lagi guru kalah kencang berlari
JAKARTA, kabarbisnis.com: Sistem budidaya pertanian Indonesia dalam dua dekade terakhir terbilang belum banyak beranjak. Hal itu dapat dilihat dari profil mayoritas petaninya yang masih konvensional. Alhasil, nilai tambah dari hasil panen pertanian belum dinikmati sepenuhnya oleh petani. Tanpa adopsi benih bioteknologi atau produk rekayasa genetika (PRG) yang berpotensi menaikkan produktivitas hasil pertanian, maka cita-cita besar …
Petani tunggu adopsi PRG: Jangan lagi guru kalah kencang berlari Read More »



